Small Region | Membangun dan Membentuk Budaya Perusahaan yang Kreatif
17047
post-template-default,single,single-post,postid-17047,single-format-standard,qode-quick-links-1.0,ajax_fade,page_not_loaded,,overlapping_content,qode-theme-ver-11.1,qode-theme-bridge,bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-5.1.1,vc_responsive

Membangun dan Membentuk Budaya Perusahaan yang Kreatif

Membangun dan Membentuk Budaya Perusahaan yang Kreatif

Nilai-nilai inti dari sebuah perusahaan ditentukan oleh kultur dari perusahaan itu sendiri. Pandangan tentang budaya perusahaan sudah menjadi tema yang sentral dalam pengembangan sebuah perusahaan.

Beberapa orang berpendapat bahwa pemimpin perusahaan merupakan faktor yang paling krusial di dalam sebuah perusahaan. Jawabannya tidak sepenuhnya benar dan tidak sepenuhnya salah. Benar, Moh. Omar sebagai Pendiri dan CEO dari perusahaan IoT SMALL REGION Indonesia percaya bahwa seorang pemimpin perusahaan dapat menentukan arah dan tujuan budaya perusahaan. Salah, karena kesuksesan dari membangun budaya perusahaan tidak dapat diserahkan sepenuhnya kepada pemimpin perusahaan, peran setiap karyawan juga sangat penting  untuk dapat membangun dan merealisasikan budaya perusahaan yang akan bermuara pada kualitas kinerja perusahaan.

Pendiri perusahaan IoT/IoE tersebut memimpin dengan memberikan contoh kepada setiap karyawannya, memotivasi budaya openmind dan transparansi di dalam perusahaannya. Omar memimpin perusahaannya dengan cara berbagi, yaitu berbagi pendapat maupun pengalaman, baik pengalaman buruk maupun pengalaman baik. Status finansial perusahaannya pun tidak segan untuk Omar paparkan di hadapan seluruh karyawannya, dengan harapan yaitu seluruh anggota perusahaan dapat saling mengerti dalam satu alur dan tujuan yang sama. Karena membangun budaya perusahaan layaknya membangun sekelompok orang untuk berkomitmen pada visi, maksud dan tujuan yang sama.

Membangun budaya perusahaan yang tepat adalah kunci dari keberhasilan yang harus disadari oleh setiap anggota perusahaan. Setiap anggota perusahaan mempunyai bagian penting dalam membangun budaya yang akan diterapkan untuk menjadi ideologi yang dijalankan dalam kehidupan sehari-hari di tempat kerja. Dengan menerapkan budaya perusahaan yang tepat, akan menciptakan lingkungan kerja yang maju dengan tujuan untuk mencapai keberhasilan, bahkan kesuksesan yang melebihi ekspektasi perusahaan.

Budaya perusahaan yang pada umumnya sudah tertanam tanpa di sadari pada pola pikir kita adalah budaya ‘takut akan gagal’. Ketakutan tersebut secara alami menenggelamkan kita pada suatu keputusan untuk melakukan hal ataupun tindakan yang biasa kita lakukan dengan terus menerus tanpa berimprovisasi. Kebiasaan tersebut adalah kebiasaan yang membuat kita berada dalam zona aman dan nyaman tanpa harus bereksplorasi dengan hal baru. Kita tidak menyadari bahwa kita tidak akan bisa berinovasi ketika kita terperangkap. Kita sangat terfokus pada proses dan eksekusi sehingga kita mengabaikan kesempatan untuk dapat berkembang menjadi lebih kreatif.

Budaya ‘takut akan gagal’ merupakan hal yang akan menahan kita dari kreativitas. Kreativitas adalah salah satu budaya yang spesial, yang sedang dibangun dalam SMALL REGION. Setiap orang mempunyai kemampuan untuk menerapkan kreativitas dalam diri masing-masing. Kita hanya perlu mengetahui cara membangkitkannya. Contohnya adalah bercerita atau storytelling, beberapa orang berpendapat bahwa storytelling merupakan strategi yang menarik untuk dapat membangun kreativitas di tempat kerja karena berbagi ide melalui cerita yang melibatkan konteks, afeksi dan emosi dapat memberikan semangat dan mudah diingat bagi pendengar. Cerita mempunyai kemampuan menginspirasi dan membujuk, untuk membawa dan merealisasikan ide ke kehidupan nyata dengan strategi pendekatan yang menyenangkan.

Definisi dari kreativitas sendiri cukup bervariasi. Setiap orang masing-masing mempunyai definisi tersendiri tentang kreativitas. Bagaimanapun, kreativitas mempunyai dasar konsep yang mengkombinasikan beberapa elemen seperti kemampuan untuk menghubungkan sebuah ide, emosi dan ekspresi manusia.

Setiap orang memiliki kemampuan untuk menjadi kreatif. Tetapi, apakah kita mau memberi kesempatan pada diri kita untuk keluar dari zona nyaman kita? Di SMALL REGION, kami memilih untuk memberi kesempatan pada diri kami untuk bereksplorasi membangun budaya kreatif.

No Comments

Post A Comment